1. Niat yang kuat
awal mula yang harus kita lakukan adalah niat yang
kuat. niat ber umroh karna Allah. sebab suatu perbuatan baik, yang dilakukan
karna sesuatu selain Allah, maka hal itu akan membawa ketidakberkahan, dan
akanbisa menjadi bathil hal ini tentu nya akan menjadi penghalang dalam
berhubungan dengan-Nya. lalu bagaimana mungkin pertolongan Allah akan turun
kepada kita, jika tidak ada niat yang benar dalam dirim kita?
tapi niat saja tidak cukup, karna niat harus
diteruskan dengan bagaimana cara mengerjakan apa yang diniatkan itu. jika niat
nya sudah benar namun cara mengerjakan nya salah, maka hasil juga akan rusak (
gagal ) pula. sebagai contoh kita berniat melakukan solat namun cara nya tidak
sesuai dengan syarat dan rukun nya solat, maka solat nya menjadi tidak
syah/batal/berantakan.
InsyaAllah dengan niat yg kuat karna Allah dan cara
yg benar, mimpi ketanah suci akan tercapai.. IsnyaAllah
2. bermipi ( dream ).
kita harus meliki impian dari kengininan yang
hendak kita wujudkan agar menjadi kenyataan, lalu dibarengin dengan keyakinan
yang kuat dan konsentrasi pada yang kita inginkan atau impikan, dan kita harus
berani melakukan tindakan nyata, dengan mengerahkan semua sumber energi yang
kita miliki.
Filosofinya adalah keyakinan dan tindakan adalah
satu. Keyakinan adalah sisi dalam dan tindakan adalah penjelmaan luar.
Keyakinan tanpa tindakan adalah palsu, sebaliknya tindakan tanpa keyakinan
adalah sia- sia..
Dan selalu berdoa berdoa berdoa dan berdoa…
tambahan. lakukan solat hajat biar dimudahkan impian kita
buat umroh
Lakukan solat hajat… solat hajat ini sangat
sangat mustajab, solat hajat yang pernah di ajarkan Nabi saw. Secara khusus
kepada kita, solat ini tidak boleh untuk meminta sembarangan karna pasti
dikabulkan. Namun hanya untuk meminta hal- hal yang baik dan benar. Dalam hal
ini agar keinginan kita buat umroh dapat tercapai.
Nabi saw bersabda, “ kerjakan dua belas raka’at (
solat hajat ) pada malam hari atau siang hari. Bacakan tasyahud setiap dua
raka’at, jika sudah baca tasyahud di ahkir setiap solat, hendaklah bertahmid/
menyampaikan pujian kepada Allah swt. ( dengan membaca alhamdulillaah
robbil’aalamiin ) dan mengucapkan shalawat kepada Nabi saw. ( dengan membaca
allohumma shollli ‘ alla Muhammad wa aali Muhammad ). Setelah itu, bacalah
Al-fatihah 7 kali sambil bersujud, lalu ayat kursi 7 kali, dan kemudian
ucapkanlah
Laa ilaaha illallouhu wahdahu laa syariika lah,
lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa’alla kulli syai-in qodiir.
Tiada tuhan selain Allah yang maha esa dan tiada
sekutu bagi-Nya. Hanya dia yang memliki kerajaan dan pujian, dan dia berkuasa
atas segala sesuatu,
Sebanyak 10 kali. Kemudian ucapkan pula doa berikut
ini:
Alloohuma innii as-aluka bima’aaqidil izzi min
‘arsyika wa muntaharrohmati, min kitaabika wa ismikal- a’zhomi, wa jaddikal
a’laa wa kalimaatkattaammah.
Ya Allah, sesungguh nya aku memohon kepada Mu
dengan kukuhnya keangungan ‘arsy-mu dan dengan rahamat-Mu yang tiada terhingga,
dan dengan kitab-Mu dan nama-Mu yang paling agung, serta dengan keanggungan-Mu
yang sangat tingga dan kalimat-Mu yang sempurna.
Setelah itu, mintalah keperluanmu ( misalnya,
dimudahkan buat berangkat umroh ), lalu angkat kepala mu , lalu berlilah salam
ke kana dan ke kiri.